Selasa, 17 Juli 2012

Gangguan Pertumbuhan Payudara Membahayakan Kesehatan Remaja Putri


By on 16.55

Kesehatan - Sebuah kondisi yang menyebabkan pembesaran abnormal payudara dapat merusak kesehatan mental dan fisik gadis remaja, menurut sebuah studi baru.

foto : Foxnews
Dalam studi tersebut, gadis remaja dengan kondisi yang disebut macromastia, melaporkan kualitas hidup yang rendah, rasa sakit pada payudara dan gangguan makan lebih banyak dibandingkan dengan meraka yang tanpa kondisi tersebut.

Penemuan menunjukan bahwa intervensi awal untuk mengurangi gejala payudara dapat meningkatkan kesehatan gadis remaja, kata peneliti.

Pada wanita dewasa, operasi untuk mengurangi ukuran payudara, meningkatkan gejala penyakit payudara. Studi masa depan harus menguji pengaruh operasi pengurangan ukuran payudara pada remaja untuk lebih mengembangkan rekomendasi perawatan untuk kelompok ini, kata peneliti.

Macromastia, juga disebut gigantomastia adalah kondisi langka yang ditandai dengan pertumbuhan berlebihan pada payudara yang dapat terjadi secara spontan selama masa pubertas, kehamilan atau saat mengambil obat tertentu, menurut Pusat Nasional untuk memajukan Kantor Ilmu Translational, Penelitian Penyakit Langka.

Penyabab pasti kondisi ini masih belum diketahui, tapi peningkatan sensitivitas terhadap hormon atau produksi hormon yang meningkat mungkin ikut terlibat. Macromastia sering berkembang pada masa remaja, tepi efek dari kondisi orang yang lebih muda belum ketat dipelajari.

Dr. Brian Labow, dari Departemen Bedah Pelastik dan Oral Surgery at Childern Hospital Boston, dan rekannya meneliti 96 gadis remaja dengan operasi payudara macromastia mempertimbangkan pengurangan, dan 103 gadis remaja tanpa kondisi antara 2008 dan 2011. Rata-rata usia peserta dalam kedua kelompok adalah sekitar 18.

Bra yang paling sering dilaporkan antara ukuran anak perempuan dengan macromastia adalah DD, sementara di kalangan gadis-gadis tanpa kondisi itu adalah B.

Peserta dengan macromastia melaporkan angka lebih tinggi dari nyeri payudara dan ruam kulit, bersama dengan nyeri punggung, leher dan bahu, kata para peneliti. Mereka lebih cenderung mengatakan bahwa mereka mengalami kesulitan berpartisipasi dalam olahraga dan bahwa ada perbedaan ukuran antara payudara mereka.?

Sekitar 18 persen dari peserta dengan macromastia telah makan masalah gangguan, dibandingkan dengan 6,6 persen dari mereka yang tanpa kondisi.

Temuan ini menarik bahkan setelah para peneliti mengambil ke indeks massa tubuh akun (peserta dengan macromastia cenderung memiliki BMI lebih tinggi).

"Kesehatan penyedia layanan harus menyadari dampak emosional dan fisik macromastia, dan mempertimbangkan evaluasi awal untuk gangguan ini," tulis para peneliti hari ini (16 Juli) dalam jurnal Pediatrics.

Menyebarkannya pada: gadis remaja dengan macromastia menderita gangguan kesehatan fisik dan mental.


sumber : Foxnews

About Syed Faizan Ali

Faizan is a 17 year old young guy who is blessed with the art of Blogging,He love to Blog day in and day out,He is a Website Designer and a Certified Graphics Designer.

0 komentar:

Posting Komentar